Senin, 09 Maret 2009

Luv U my first darling


March, 10th 2009

That’s true or no!

It’s my life….

Yup, just this word can make me feel that I’m true…always positive thinking…

Hari ini ku cuman pengen curhat…..

Tepat pada tanggal 20 September hari pertamaku punya darling….jujur seneng banget Karena pada awal hubungan dia baik banget ama aku….tak ada yang tahu mengenai hal ini. Yah hanya aku dan dia…tapi, setelah beberapa hari kemudian. hubunganku dengannya kuungkapkan pada sahabatku Cecilia dan Anna.

Masih terlintas dipikiranku, semua perhatian yang dia berikan padaku. Mulai dari motivasi-motivasi, buku-buku, hingga gombalan-gombalan hangat. Tetapi, semua itu hanyalah kenangan. Sejak dia memutuskan tuk pergi, sebenarnya tak masalah olehku. Tetapi, bermasalah oleh perasaanku. Karena memang masih ada rasa sayang yang besar pada diriku, dan hanya untuknya tentunya!!! Entah mengapa aku selalu berpikir bahwa dia malu….mungkin Karena aku bukan siapa-siapa. Tak ada yang bisa dibanggakan sejujurnya. Mungkin Karena itulah ia meninggalkanku. Jelas saja, aku tidak cantik, dan ia pun mengakuinya. Tak apalah, aku mengerti untuk semua itu, dan aku pun pantas mendapatkannya. Hanya saja, mesti itukah alasan yang kuat..tuk sosok pemimpin meninggalkan seseorang…?????

Masih kuingat sms terakhir yang ia kirimkan

”Ndak na hbrq, sdhmi

nah, sampe dsinimi

hbngantA’ sj nah,

mkn btuh ketenangnq

menjelang ujian, ok.”

Hanya itukah??? Padahal ia adalah motivator yang paling kuat. Aku butuh kehadirannya saat-saat menjelang ujian akhir. Tetapi, ia malah beranggapan lain. Inilah mungkin ketidakadilan, ketika ku harus mengertinya namun ia tak mau mengerti aku. Jelas saja, ketika ia sakit tak luput dari pikiranku olehnya, hanya ia yang kupikirkan… entah ia sudah makan, minum obat, istirahatkah ia. Yup, ketika teringat hal itu tetes air mata pun tak mau kompromi, bagai hujan merintih karena menunggu kehadiran musim.

Apalagi ketika curhatan-curhatannya yang seolah-olah menandakan bahwa hanya dirinyalah orang yang teranianya, padahal kan tidak! Ucapan yang sering ia katakan, “tidak ada orang yang sayangka” ingin sekali kutepis ucapan itu dengan ungkapan… lalu “aku apa?” tak sadarkah ia bahwa aku sangat menyayanginya….aku rela mendengar di saat bulan pun tidur terlelap, aku rela menangis saat hujan pun telah teriris kemarau dan aku pun rela menunggu bahkan ketika umur telah terjepit maut.

Berbagai pertanyaan datang pada diriku entah dari teman, keluarga, bahkan diriku. Dan anehnya dengan pertanyaan yang sama “ Kenapa dia yang kau pilih?” pertanyaan yang bodoh. Tentu saja Karena aku menyayanginya, tapi kenapa aku sayang padanya? Padahal kan dia sering menyakitiku? Mungkin ini cinta.”BODOH” bukan bodoh sih tapi buta!!!! Namanya juga anak kecil….

Ingin sekali kukatakan padanya”ADE SAYANG KAKAK SAMPAI MATI” sebuah lelucon tentunya, untuk dirinya!!!! Tapi tidak, untuk ku Karena itulah yang terjadi padaku. “kak, aku sakit, kenapa kamu tidak mau mengerti? Kakak, kusangat merindukanku disini. Aku tak perlu pelukan atau apa! Tapi aku hanya perlu kehadiranmu, just kehadiran…mungkin kuterlalu naïf tuk hal ini. Tapi itulah yang terjadi padaku. Satu hal yang berati mungkin aku menyesal telah memilihnya……..

Hidup hanya sekali, jadi, falling in love should once, broken heart just once, and die just once… hal yang tak mungkin kan? Tapi itulah yang terjadi pada diriku….rasa sayangku yang tak akan pernah hilang padanya hingga akhir waktu. Walapun mungkin bukan dia pasangan hidupku tapi ia yang kusayangi, walaupun ia tak mati bersamaku tapi cintaku padanya mati bersamaku.luv my first darling…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar