
Assalamualaikum, kak Kak maafkan saya kalau selama ini saya sering sekali menganggu kakak, sejak kakak mengenal saya beribu kesialan datang terhadap kakak. Ka maafkan saya, karena selama ini saya terlalu ngotot sama kakak tapi semua ini saya punya maksud tertentu. Yaitu hanya ingin menguji kakak. Jujur selama ini aku berusaha agar menjaga diri saya agar tidak jatuh dalam alunan yang tidak diinginkan oleh semua umat manusia. Saya yakin kakak tahu. Kak, sebelum saya mengenal kakak. Saya selalu merasa kebencian selalu bergandengan denganku selama ini, tapi ternyata aku salah. Kakak memberikan beribu nasihat yang betul-betul bisa meluluhkan kebencian ini menjadi sebuah kasih sayang. Dulu aku selalu menyembunyikan masalahku sendiri. Tidak seseorang pun yang tahu masalahku. Walaupun itu orang tua. Karena itulah aku merasa kebencian bersamaku padahal tidak. Melalui surat ini aku hanya ingin mengatakan terimakasih kak. Mungkin kata terimakasih tidak seimbang dengan pengorbanan kakak. Tapi inilah yang bisa kuungkapan. Aku bukan seseorang yang cantik, kaya, ataupun, pintar. Karena hal inilah aku selalu merasa sendiri. Tapi sejak kakak dekat sama saya hal ini tak masalah. Kak agar hal-hal yang tak diinginkan tidak terjadi, lebih baik hubungan via sms, ataupun telepon dihentikan demi diri kita sendiri. Kini aku tahu kalau kakak, laki-laki yang sangat baik. Pengujianku selesai. Kak sampaikan permohonan maafku terhadap ibu dan juga ayah kakak karena telah melakukan sesuatu yang tidak baik. Afwan. Tapi kak, jika kakak punya masalah yang susah kakak selesaikan. boleh hubungi saya tapi tidak melalui sms, telepon, tapi melalui surat. Ini alamatku (Perumnas Tumalia Blok C Nomor 122) Setidaknya tidak terlalu menggugah hati. Insya Allah kubantu dengan ide yang cemerlang. Kakak ku ini kulakukan demi menjaga cintaku dengan ALLAH. Kak aku takut nanti terjadi hal yang tak kuinginkan. Karena itu ini kulakukan. Kak teruslah berdakwa demi Allah. Buatlah umat-umat didunia ini mengenal nikmat Allah yang begitu besar. Insya Allah Kakak akan bertemu dengan saya suatu saat nanti jika Allah Mengijinkan, apakah itu, masih di dunia atau dialam lain. Afwan. syukron. Dari adik ta’ yang lahir bukan dari rahim mama’ ta’. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pastikan bahwa langkahmu pasti.jangan pernah terhenti apalagi surut kebelakang ndi....salam
BalasHapus