Minggu, 17 November 2013

Salah Lagi


Benar, kesalahan itu karena di sengaja. Sudah tahu punya janji setelah sholat, bangunnya malah kesiangan. Astagfirullah… manusia memang tak luput dari salah… yaa saya salah Ya Allah.
Hari itu, Kak Hamda, tetangga yang tinggal satu Koh denganku di Bogor, berencana ingin ke pasar besoknya untuk membeli beberapa macam sayur. Dengan bangganya pun saya menawarkan diri untuk menemaninya. Apa dikata janji hanya menjadi janji. Bangun sholat subuh pukul 05:00 WIB bukannya bergegas, eh malah tidur. Mungkin efek kepala yang agak puyeng dan leher yang kaku. Tapi tetap saja itu alasan yang tidak berterima. Ini kesalahan yang selalu kuulang. Tak menepati janji. Alhasil, menerima jawaban ketus”orang mau pergi tanah abang!’. Bukan kata-katanya yang menusuk, tapi sikapnya. Bukan Kak hamda yang berucap, namun itulah yang membuat semua orang telah menyalahkan kemalasan, keteledoran, dan ketidakpedulian. Mungkin itu tiga kata yang tepat. Serasa semua kesalahan tertuju padaku.cBahkan sempat berfikir jelek dengan orang yang mengucapannya itu. Astagfirullah,  Yaa… seorang Anthy yang kerjaannya telat bangun, udah telat bangun malah langsung tidur trus berfikir tidak senonoh pula.
Hm, saya mau berubah Tuhan. Tidak mau lagi seperti ini. Semoga bisa, mulai hari ini… Bismillah…
Bogor, 16 November 2013 06:57

Tidak ada komentar:

Posting Komentar