Benar, kesalahan itu karena di
sengaja. Sudah tahu punya janji setelah sholat, bangunnya malah kesiangan.
Astagfirullah… manusia memang tak luput dari salah… yaa saya salah Ya Allah.
Hari itu, Kak Hamda, tetangga yang
tinggal satu Koh denganku di Bogor, berencana ingin ke pasar besoknya untuk membeli beberapa macam
sayur. Dengan bangganya pun saya menawarkan diri untuk menemaninya. Apa dikata
janji hanya menjadi janji. Bangun sholat subuh pukul 05:00 WIB bukannya bergegas, eh malah tidur. Mungkin
efek kepala yang agak puyeng dan leher yang kaku. Tapi tetap saja itu alasan yang tidak berterima. Ini
kesalahan yang selalu kuulang. Tak menepati janji. Alhasil, menerima jawaban
ketus”orang mau pergi tanah abang!’. Bukan kata-katanya yang menusuk, tapi
sikapnya. Bukan Kak hamda yang berucap, namun itulah yang membuat semua orang
telah menyalahkan kemalasan, keteledoran, dan ketidakpedulian. Mungkin itu tiga
kata yang tepat. Serasa semua kesalahan tertuju padaku.cBahkan sempat berfikir jelek dengan
orang yang mengucapannya itu. Astagfirullah,
Yaa… seorang Anthy yang kerjaannya telat bangun, udah telat bangun malah
langsung tidur trus berfikir tidak senonoh pula.
Hm, saya mau berubah Tuhan. Tidak mau
lagi seperti ini. Semoga bisa, mulai hari ini… Bismillah…
Bogor,
16 November 2013 06:57
Tidak ada komentar:
Posting Komentar